Senin, 15 Juli 2013

MENGAPA KITA MENCINTAI ALLAH?

Puncak perjalanan keberagamaan kita, menurut Al-Ghazali adalah Al-Mahabbah, Cinta.

Hanya Allah sajalah yang berhak menerima cinta, Allah berfirman yang artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman , barang siapa murtad diantara kalian, dari agamanya, maka Allah akan menggantikan kalian dengan kaum yang Dia cinta dan mereka pun mencintai-Nya.” (al-Maidah:54)

“Dan orang-orang yang beriman itu sangat berat kecintaannya kepada Allah.” (al-Baqarah:165)

“Katakan olehmu Muhammad, jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku; nanti Allah akan mencintaimu.” (Ali Imran:31)

Kasih Sayang Allah Meliputi Segala Sesuatu
Sifat Allah selamanya melekat dengan-Nya; Seperti sifat Al-Rahman.
“Dan kasih sayang-Ku meliputi segala sesuatu.” (al-A’raf:156)

Salah seorang sufi menggambarkan keluasan kasih sayang Allah dengan mengutip ayat berikut: “Ya ‘ibadiya al-ladzina asrafu ‘ala anfusihim la taqnathu min rahmatillah.” (al-Zumar:53).

Syaikh Yahya Muniri mengutip ayat ini untuk menunjukkan kasih sayang Allah yang luar biasa. Karena disitu Rabb berkata, “Wahai hamba-hamba-Ku yang keterlaluan dalam berbuat dosa (yang berlebih-lebihan menganiaya dirinya sendiri)…”

Selanjutnya Yahya Muniri berkata, “Lihatlah, Rabb tidak berkata, “Hai hamba-hamba-Ku yang taat.” Rabb juga tidak berkata, “Hai hamba-hamba-Ku yang bertaubat” atau “Hai hamba-hamba-Ku yang taqwa.” Tetapi Rabb memanggil: “Hai hamba-hamba-Ku yang melewati batas, yang keterlaluan dalam berbuat dosa.”

Rabb memanggil para pendosa dengan panggilan yang sangat mesra: “Ya ‘Ibadi” (Wahai hamba-hamba-Ku). Salah satu nama Rabb adalah Al-Shabur (Yang Paling Sabar). Meskipun ditentang dan dimaksiati, Dia tetap memanggil dengan panggilan “Ya ‘Ibadi”.

Hadits Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam tentang cinta.
“Kamu belum beriman sebelum Allah dan Rasul-Nya lebih kamu cintai dari pada selain keduanya.” (HR Bukhari-Muslim)

“Cintailah Allah karena nikmat yang dianugerahkan-Nya kepadamu, cintailah aku (Muhammad) karena kecintaanmu kepada Allah. Dan cintailah keluargaku karena kecintaanmu kepadaku.” (HR Turmudzi).

“Kalau Allah sudah mencintai seorang hamba, Dia memanggil jibril dan berkata, ‘Aku mencintai Fulan, cintailah dia.’ Jibril pun mencintainya, kemudian Jibril berseru ditengah penduduk langit, ‘Diumumkan bahwa Allah mencintai Fulan, karena itu cintailah ia.’ Maka seluruh penduduk langit mencintainya. Lalu disampaikan kepada penduduk bumi; dan seluruh penduduk bumi mencintainya.”
(HR Bukhari-Muslim)

Mengapa Allah Paling Berhak Kita Cintai?
1. Karena kecintaan diri
Manusia mempunyai kecenderungan untuk mencintai diri sendiri. Dari cinta inilah, ia ingin agar dirinya selamat, sempurna wujudnya, dan terus-menerus ada. Ia tidak suka binasa, berkekurangan, atau jatuh dalam kehancuran. Karena keinginan itu ia mencoba mengenal dirinya. Lalu ia mengetahui bahwa keselamatan, kekekalan dan kesempurnaan dirinya bergantung pada Allah. Wujudnya sendiri berasal dari Allah. Ia hidup dan berkembang karena Allah. Dan akhir perjalanannya adalah kembali kepada Allah; Minallah, wa billah, wa ilallah; Dari Allah, dengan Allah, dan kembali kepada Allah.

Karena seorang hamba meyakini bahwa kehidupan, kebahagiaan, dan kesempurnaannya bergantung kepada Allah, maka Allahlah yang paling berhak ia cintai.

2. Karena manusia memiliki tabiat untuk mencintai orang atau siapa saja yang berbuat baik kepadanya
Karena adanya tabiat itu, dengan sendirinya manusia pasti akan mencintai siapa saja yang memperhatikan, berbuat baik, menolong dan menolakkan bencana darinya. Seharusnya kita lihat, bila dibandingkan dengan semua yang berbuat baik kepada kita, kebaikan Rabb tentu tak terbandingkan.

Orang yang berbuat baik kepada kita , kebaikannya bersifat sementara, sedangkan Rabb berbuat baik kepada kita terus-menerus, tanpa batas.

Dalam sebuah hadits disebutkan, “Rabb memberikan rizki kepada orang yang Dia cintai dan orang yang tidak Dia cintai. Tetapi Rabb hanya akan memberikan agama kepada orang yang Dia sukai saja.”

3. Karena ada tabiat manusia untuk mencintai orang yang berbuat baik, walaupun kebaikannya tidak sampai kepadanya
Kita punya kecenderungan mencintai orang-orang yang berakhlaq mulia meskipun ia tidak berbuat baik kepada kita. Siapakah muhsin (orang yang berbuat baik) yang paling utama selain Allah? Mestinya kita mencintai Allah walaupun kita tidak merasakan kebaikan-Nya kepada kita. Orang yang susah mungkin amat sulit merasakan kebaikan Allah kepadanya ketimbang orang yang senang hidupnya.

Orang bijak berkata,”Seseorang belum dapat dikatakan mencintai bila ia masih suka memperhitungkan atau mempertanyakan yang dicintainya.” Cinta itu bukan ‘karena’, tetapi ‘walaupun’. “Kalau kita masih mempertanyakan untuk apa kita mencintai Rabb, berarti kita masih dalam tahapan ‘karena’, belum sampai pada tahap ‘walaupun’.

4. Karena manusia mepunyai kecenderungan untuk mencintai hal-hal yang indah, cantik dan bagus
Menurut Al-Ghazali, keindahan itu ada dua. Keindahan lahiriah yaitu keindahan yang dipersepsikan melalui alat-alat inderawi kita. Misalnya, kecantikan wajah dan lain sebagainya, dan keindahan bathiniah yang tidak bisa dipersepsikan melalui indera melainkan dengan hati. Misalkan kecintaan kita kepada Nabi dan orang-orang shalih. Kita tidak pernah berjumpa dengan mereka, tetapi kita mencintai karena memandang sifat-sifat mereka yang indah dari pribadi mereka yang dapat kita lihat dengan hati kita.

Dengan memperhatikan uraian diatas, sampailah pada kesimpulan bahwa Allah-lah Dzat yang paling berhak kita cintai. Dari segi ilmu, Dialah ‘Alimun Hakim. Dari segi kekuasaan, Allah-lah yang menaklukkan segala-galanya. Kekuasaan Rabb tidak terkalahkan, abadi. Dan Rabb adalah Dzat yang suci dari segala sifat yang kita sifatkan.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam berdo’a: “Tidak mungkin aku bisa menghitung pujian atas-Mu. Engkau seperti Engkau puji diri-Mu sendiri.”
Kita tidak mampu memuji Dia. Allah lebih terpuji dari segala pujian yang kita sampaikan.

SHARE yuk, semoga bermanfaat buat kita semua.
===============================

BERUSAHA MENJADI KEKASIH ALLAH

Kekasih Allah dalam bahasa Arab, di sebut waliyullah. Bila seseorang sudah menjadi kekasih-Nya, dia akan memperoleh beberapa keistimewaan. Pertama, Allah akan memberi rizki untuknya dari arah yang tidak terduga. Kedua, doa mereka makbul. Ketiga, kedatangannya mendatangkan berkah bagi tempat di sekitarnya.

Lalu, siapa yang termasuk wali Allah?

Pertama, wali Allah adalah orang yang sangat dekat dengan kaum fakir miskin. Mereka mencintainya dengan tulus. Orang seperti itu kalau berbuat dosa, dosanya akan segera diampuni Allah, seperti peristiwa yang pernah terjadi pada orang Yahudi yang harus dihukum mati oleh Rasulullah. Sebagian diantara mereka bahkan pernah berkhianat kepada Rasulullah berkali-kali, tetapi rasulullah memaafkan mereka.

Pada saat penghukuman mati itu, jibril datang menemui Rasulullah dan menyampaikan salam kepada beliau seraya meminta seorang tawanan Yahudi untuk dilepaskan, karena Yahudi yang satu itu senang menjamu tamu dan suka menolong fakir miskin. Setelah itu Rasulullah menghampiri tawanan tersebut dan berkata, “Baru saja Jibril datang kepadaku dan akan aku bebaskan kamu.” Tawanan itu bertanya, “Mengapa?” Karena engkau suka menjamu tamu dan membantu fakir miskin.” Orang Yahudi itu bertanya lagi, “Apakah Rabb-mu menyukai hal itu?” Rasulullah menjawab, “Betul.” Ketika itu juga, si Yahudi masuk islam. Orang Yahudi itu dimaafkan karena sifat kedermawanannya. Ia termasuk salah satu kekasih Allah.

Kedua, anak muda yang taat beribadah kepada Allah Subhanahu wata’ala. Dia persembahkan masa muda dan ketegapan tubuhnya untuk Allah. Dalam salah satu hadits disebutkan: “Tidak ada yang paling dicintai Allah selain pemuda yang sudah kembali kepada Allah; dan tidak ada yang paling dibenci oleh Allah selain orang tua yang terus-menerus melakukan kemaksiatan.”

“Sesungguhnya makhluk yang paling dicintai Allah adalah anak muda yang belia usianya, tegap tubuhnya, yang mempersembahkan kemudaan dan ketegapannya untuk taat kepada Allah. Itulah orang yang dibanggakan oleh Allah di hadapan para Malaikat-Nya. Dikumpulkanlah para Malaikat itu, kemudian Allah berfirman: “Inilah hamba-Ku yang sebenarnya.” (Hadits)

Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Al-Thabrani disebutkan:
“Nanti di hari kiamat, setiap bergeser telapak kaki ke alam Mahsyar terlebih dahulu seseorang akan ditanya mengenai usia mudanya, kemana ia habiskan; mengenai hartanya, dari mana ia dapatkan dan kemana ia belanjakan; dan bagaimana kecintaan kepada keluarga Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam…”

Jika Anda kebetulan masih muda, saya (Jalaluddin Rakhmat-Red) telah sampaikan hadits ini kepada Anda. Jadikanlah ia pedoman agar Anda menjadi kekasih Alah. Dan salah satu ketaatan yang sangat cepat mendekatkan diri kepada Allah adalah meninfakkan sebagian harta kita untuk menggembirakan fakir miskin.

SHARE yuk, semoga bermanfaat buat kita semua.
================================

... SEDIKIT TIPS AGAR SELALU CANTIK SETIAP SAAT ...


Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .... Agar wajah selalu segar, berseri-seri, dan cantik, cucilah minimal 5 kali sehari yaitu dengan air wudhu. Jangan langsung dikeringkan oleh handuk, biarkan menetes dan kering sendiri. Lalu ambillah sajadah, shalat, berdzikir, berdoa.

Untuk menghilangkan stress, salah satu penyebab kerut di wajah, perbanyaklah ‘olah raga’. Jikatidak ada waktu untuk pergi ke studio fitness, spot-gym, dll, cukup dengan memperbanyak shalat-shalat sunnat.

Dengan shalat berarti kita menggerakan seluruh tubuh. Konsultasikan semua keluh kesah kita pada Dzat Yang Maha Tahu - Allah SWT dengan dzikir dan doa.

Untuk pelembab, agar awet muda, gunakanlah senyum. Tidak hanya di bibir tapi di hati juga. Katakan pada diri sendiri anda adalah cantik dan tidak memerlukan segala macam operasi plastik. Tidak lupa membisikan ‘kata kunci’

“Allahumma kamaa hassanta khalqii fahassin khuluqii”

“Ya Allah sebagaimana engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pula akhlaq ku” (HR. Ahmad).

Untuk mendapatkan bibir cantik, bisikan kalimat-kalimat Allah, tidak berkata bohong, atau menyakiti hati orang lain, tidak dipakai menyombongkan diri atau takabur.

Agar tubuh langsing, singset dan mulus, lakukan diet yang teratur yaitu dengan berpuasa seminggu 2 kali, Senin dan Kamis. Jika kuat, lebih bagus lagi berpuasa seperti nabi Daud AS. Makanlah makanan halal, perbanyak sayuran, buah-buahan, air putih.

Untuk mengembangkan diri, sebarkan salam dan sapaan. Dengan demikian kita akan banyak dikenal dan disayangi. Insya Allah ...

Wallahu a'lam bishshawab, ..
... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat ...

~ o ~

Semoga bermanfaat dan Penuh Kebarokahan dari Allah ...
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....

# BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI #
---------------------------------------------------
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....

... SAAT KHADIJAH JATUH CINTA PADA NABI MUHAMMAD SAW ...


Bismillahi minal Awwali wal akhiri ... Wanita mana yang tidak terpikat oleh pemuda seperti ini? Ia tampan, kaya, cerdas, keturunan orang terhormat, dan paling mulia akhlaknya di Jazirah Arab. Menjelang tengah hari, sebuah kafilah dagang dari negeri Syam tiba di Makkah. Tak lama kemudian kafilah dagang itu memasuki pelataran sebuah rumah besar dan bagus.

Dari dalam terlihat seorang wanita berusia bergegas ke luar dan menyambut kafilah dagang yang sangat dinantikannya. Dari mimik mukanya tampak gurat-urat kegembiraan. Tak lama kemudian, terjadi percakapan antara wanita yang bernama Siti Khadijah itu dengan Nabi Muhammad bin Abdullah, pemuda yang memimpin kafilah dagang. Didengarkannya pemuda Nabi Muhammad berbicara dengan bahasa yang begitu fasih tentang perjalanan dagangnya ke negeri Syam, serta keuntungan yang diperoleh dari perdagangan tersebut. Demikian juga, Khadijah mendengar penjelasan Muhammad tentang barang-barang dari Syam yang berhasil ia bawa beserta kafilahnya. Khadijah sangat gembira dan terlihat antusias sekali mendengarkan cerita tersebut.

Sesaat kemudian datanglah Maisarah; orang kepercayaan Khadijah yang menyertai Nabi Muhammad berdagang ke Syam. Ia pun menceritakan pengalaman-pengalaman yang ditemuinya selama perjalanan. Semua yang diceritakan Maisarah makin menambah pengetahuan Khadijah tentang Nabi Muhammad. Sebelumnya, Khadijah pun tahu bahwa Nabi Muhammad adalah sosok pemuda yang sangat mulia akhlaknya. Dalam waktu yang singkat, rasa simpati itu berubah menjadi rasa cinta. Khadijah tertarik untuk menjadikan Nabi Muhammad bin Abdullah sebagai pendamping hidup.

Apa yang menyebabkan Siti Khadijah simpati lalu jatuh hati pada sosok pemuda Nabi Muhammad? Bukankah Khadijah adalah seorang konglomerat wanita terkaya di Makkah saat itu, sedangkan nabi Muhammad hanya seorang 'pemuda biasa'? Mengapa pula Khadijah 'berani' menjadikan Nabi Muhammad sebagai suami, bahkan ia yang berinisiatif melamarnya, padahal sebelumnya banyak pembesar Quraisy yang mengajukan lamaran, dan semuanya ditolak?

Ada beberapa faktor penyebab. Pertama, faktor kesepadanan atau kesekufuan. Adalah sesuatu yang wajar bila seseorang jatuh cinta pada orang yang memiliki banyak kesamaan dengan dirinya daripada perbedaan. Orang pun akan cenderung memilih pendamping hidup yang sekufu (sederajat), baik dari sisi harta, ideologi, gaya hidup, keilmuan, dan kepribadian.

Khadijah mencintai Rasulullah SAW, boleh jadi, disebabkan karena Nabi Muhammad Rasulullah SAW memiliki banyak 'kesamaan' dengan dirinya. Khadijah adalah wanita mulia,Nabi Muhammad SAW pun seorang lelaki mulia, sehingga Khadijah pun cenderung memilih pendamping yang akhlaknya mulia. Khadijah adalah seorang konglomerat, sedangkan Rasul seorang entrepreneur dan marketer yang hebat. Rasul berasal dari keturunan orang-orang terpandang, begitupun Khadijah. Kedua karakter yang memiliki banyak kesamaan ini jelas lebih mudah bersatu. Di luar ketentuan Allah SWT, Khadijah tertarik pada Rasulullah SAW karena beliau adalah seorang profesional. Sampai usia 25 tahun, Rasul telah melewati tahap-tahap kehidupan sebagai seorang profesional di bidangnya (pedagang).

Mengkaji pribadi Rasulullah SAW, kita akan mendapatkan jiwa entrepreneurship yang sudah dipupuk sejak usia 12 tahun, tatkala pamannya Abu Thalib mengajak melakukan perjalanan bisnis ke Syam, negeri meliputi: Suriah, Yordania, dan Lebanon saat ini. Demikian juga sebagai seorang yatim piatu yang tumbuh besar bersama pamannya, Beliau telah ditempa untuk tumbuh sebagai seorang wirausahawan yang mendiri. Maka ketika pamannya tidak bisa lagi terjun langsung menangani usaha, pada usia 17 tahun Nabi Muhammad telah diserahi wewenang penuh untuk mengurusi seluruh bisnis pamannya. Kedua, dilihat dari segi fisik Rasulullah SAW sangat sulit dikatakan jelek. Muhammad Husein Haikal dalam bukunya Sejarah Hidup Nabi Muhammad dengan baik menggambarkan bagaimana indahnya wajah Rasulullah SAW.

''Paras mukanya manis dan indah, perawakannya sedang, tidak terlampau tinggi juga tidak pendek, dengan bentuk kepala yang besar, berambut hitam antara keriting dan lurus. Dahinya lebar dan rata di atas sepasang alis yang lengkung lebat dan bertaut, sepasang matanya lebar dan hitam, di tepi-tepi putih matanya agak kemerah-merahan, tampak lebih menarik dan kuat; pandangan matanya tajam dengan bulu mata yang hitam pekat. Hidungnya halus dan merata dengan barisan gigi yang bercelah-celah. Cambangnya lebat sekali, berleher agak panjang dan indah. Dadanya lebar dengan kedua bahu yang bidang. Warna kulitnya terang dan jernih dengan kedua telapak tangan dan kakinya yang tebal. Bila berjalan badannya agak condong ke depan, melangkah cepat, dan pasti. Air mukanya membayangkan renungan dan penuh pikiran, pandangan matanya menunjukkan kewibawaan, hingga membuat orang patuh kepadanya.''

Ketampanan Rasulullah SAW terasa makin lengkap dengan gerak-geriknya yang menawan. Dikisahkan pula oleh Ummu Ma'bad bagaimana sikap beliau, tatkala ia melihat Rasulullah SAW dalam perjalanan hijrah dari Makkah ke Madinah: ''Aku melihat seorang lelaki dengan wajah berseri-seri dan bercahaya... Jika ia diam maka tampaklah kharismanya. Jika sedang berbicara, ia tampak begitu agung dan santun. Ia tampak paling muda dan paling rupawan bila dipandang dari kejauhan, juga paling tampan dan memesona di antara rombongannya.

Ucapannya menyejukkan, perkataannya jelas; tidak sedikit dan tidak pula bertele-tele, sebagai buah dari kecerdasan. Beliau adalah orang yang paling menarik dan kharismatik di antara ketiga sahabatnya (Abu Bakar dan seorang penunjuk jalan).''

Keindahan perilaku Rasulullah SAW bersumber dari kemuliaan akhlak dan kejernihan jiwa. Inilah faktor ketiga yang membuat Khadijah jatuh cinta. Muhammad adalah sosok pemuda berakhlak mulia, bahkan puncak dari akhlak yang mulia. Dengan karunia Allah SWT, dalam diri beliau terkumpul semua akhlak terpuji yang dikenal manusia: kejujuran, kedermawan, ataupun kelembutan. Tak ada satu sisi pun dalam diri beliau tanpa budi pekerti yang luhur. Akhlak Rasulullah SAW adalah sebuah keistimewaan, hingga beliau 'meringkas' misi dakwahnya dalam sebuah hadis, ''Aku diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia'' (HR Bukhari dan Hakim).

William Moir, seorang pujangga asal Prancis, mengungkapkan bagaimana indahnya akhlak Rasulullah SAW. Ia berkata, ''Sederhana dan mudah adalah gambaran seluruh hidupnya. Perasa dan adabnya adalah sifat yang paling menonjol dalam pergaulan beliau dengan pengikutnya yang paling rendah sekalipun. Tawadhu, sabar, penyayang, dan mementingkan orang lain lagi dermawan adalah sifat yang selalu menyertai pribadinya dan menarik simpati orang di sekitarnya. Tidak seorang pun di sampingnya yang merasa bahwa ia tidak memperhatikannya secara khusus, meski orang itu adalah seorang gembel. Jika bertemu dengan orang yang berbahagia karena suatu keberhasilan, maka ia menggengam tangannya dan ikut merasakan kegembiraan. Jika bersama dengan orang yang tertimpa musibah dan dirundung kesedihan, beliau pun ikut larut merasakan kesedihan mereka. Beliau sangat perasa dan pandai menghibur.''Karenanya, wanita mana yang tidak terpincut oleh pemuda seperti ini?

Wallahu a'lam bishshawab, ..
... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...

Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat ...

~ o ~

--- Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini ... Itu hanyalah dari kami ... dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan ... ----

Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....

‪#‎BERSIHKAN‬ HATI MENUJU RIDHA ILAHI#
------------------------------------------------
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....

.... SEMAKIN BANYAK YANG BERDZIKIR, AKAN SEMAKIN JAUHLAH DATANGNYA HARI KIAMAT ....

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Baginda Nabi saw bersabda : "Tidaklah akan datang hari kiamat selama masih ada yang mengucapkan Allah .., Allah .." (Shahih Muslim hadits no.148)

juga sabda Baginda Nabi saw : "Tidak terjadi Kiamat diatas seseorang yang berkata Allah, .. Allah ..". (Shahih Muslim no.149).

Sesungguhnya Dzikir orang-orang muslim umat Islam menahan datangnya Kiamat, dan kiamat adalah Musibah terbesar sepanjang usia Alam Raya ini diciptakan, .. dan apalah artinya musibah banjir, gunung meletus dan lainnya yang tak sedebu dari kejadian Kiamat ...

Sesungguhnya semakin banyaknya musibah dimuka bumi ini adalah disebabkan semakin berkurangnya orang-orang yang berdzikir, ... jadi marilah kita biasakan untuk berdzikir qalbu (hati) seiring dengan degupan jantung dan hembusan nafas kita .. semakin banyak yang istiqomah berdzikrullah .. maka akan semakin jauh hari kiamat itu ... insya Allah .. Juga berkah Allah akan selalu meliputi hidup kita semua di setiap detiknya ....

.... Segala puji bagi Allah, yang dengan nikmat-Nya sempurnalah semua kebaikan ....

Wallahu a'lam bishshawab, ..
… Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci …

Wabillahi Taufik Wal Hidayah, …

Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat …

~ o ~

Semoga bermanfaat dan Penuh Kebarokahan dari Allah …
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ….

# BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI #
-----------------------------------------------
…. Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa’atuubu Ilaik ….

... SEMESTA BERTASBIH ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Subhanallah ..
Air bertasbih, dengan jernihnya yang terus mengalir ..
yang memberikan kehidupan pada tiap apa yang dia lewati ..

Daun pun bertasbih, dengan kerelaannya dibawa ke mana pun arah angin berhembus ..

Matahari dan bulan bertasbih, dengan siang dan malamnya ..
bertasbih dengan cahayanya yang menawan ..

Hujan pun bertasbih, dengan indah pelanginya ...
Gunung bertasbih, dengan bentangan yang menyejukkan ..
Bayi pun bertasbih, dengan tangisannya yang memberi kita sebuah senyuman ..

Laut bertasbih, dengan ombak yang bersahutan ..
Burung bertasbih, dengan nyanyian alam yang merindu ..
Bintang-bintang pun bertasbih, ..
Alam raya pun bertasbih, dengan keluasannya yang tak terkira
dan semesta pun bertasbih ...

Kita pun bertasbih ..

mata bertasbih ..
dengan tunduk pandangannya ..

bertasbih dengan air matanya ..
air mata rindu pada Rasulnya ..
air mata sesal akan dosa dan maksiat sekecil apapun itu ..
air mata bahagia, syukur atas segala nikmat ..
air mata cinta kepada Rabbnya ..

tangan pun bertasbih ..
dengan kerelaannya meringankan beban saudaranya ..

kaki bertasbih ..
dengan ringan melangkah ke tempat yang Allah cintai ..

mulut bertasbih ..
dengan menjaga lisannya ..
bertasbih dengan dzikrullahnya ..
bertasbih dengan kata-kata yang baik ..
bertasbih dengan senyum tulusnya ...

dan hati bertasbih ..
dengan penghambaan keikhlasannya ..
untuk Rabbnya …

“Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah; Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (QS. Al Hadid : 1).

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun” (QS. Al Israa’ : 44).

Subhanallah, wal hamdulillah, walaa'ilaaha'ilallah, Wallahu akbar, wa laa hawla wa laa quwwata illa billahil aliyyil adzim ...

.... Segala puji bagi Allah, yang dengan nikmat-Nya sempurnalah semua kebaikan ....

Wallahu a'lam bishshawab, ..
… Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci …

Wabillahi Taufik Wal Hidayah, …

Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat …

~ o ~

Semoga bermanfaat dan Penuh Kebarokahan dari Allah …
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ….

# BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI #
-----------------------------------------------
…. Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa’atuubu Ilaik ….

... KISAH SUAMI ISTRI YANG MENINGGALNYA HARUM WANGI KASTURI ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Kisah ini menceritakan tentang kehidupan sepasang suami istri yang hidupnya sederhana lagi bersahaja. 

Mereka tinggal dikaki gunung. dimana hidup dan mata pencaharian mereka adalah bercocok tanam dan pergi ke ladang. Di desa mereka jarak antar rumah dengan rumah lainnya cukup berjauhan.mereka termasuk keluarga yang rukun .

pada suatu hari sang istri bermimpi, dimana didalam mimpinya dia bertemu dengan seorang lelaki yang berpakain putih juga bersorban putih. Dimana wajah lelaki tersebut memancarkan cahaya yang menyilalukan pandangan sang nenek. Sebenarnya usia mereka yaitu sepasang suami tadi telah uzur. Jadi kita panggil saja mereka sepasang nenek dan kakek saja.

Kemudian lelaki yang berpakaian putih itu pun berkata dan berpesan wahai nenek. sebaiknya kalian berdua pergi untuk mencari bekal untuk kehidupan akhirat. Dan mencari guru yang bisa mengajarakan ilmu agama.kepada kalian

Setelah memberikan pesan tersebut.lelaki itupun hilang entah kemana.dan sang nenek pun terbangun dari tidurnya. Kemudian diapun mencoba merenungkan apa yang terjadi didalam mimpinya.

Dan pada keesokan harinya, sang nenek pun menceritakan mimpinya kepada sang suami .. bahwa tadi malam dia bermimpi bertemu dengan seorang lelaki yang berpakaian serba putih memberikan nasihat agar kita mencari bekal untuk akhirat dan mencari guru agama.

Mendengar niat dan ajakan sang istri, si suami pun merasa senang dan bahagia. Akhirnya mereka pun mempersiapkan diri dan membawa perbekalan selama menimba ilmu. Si kakek pun berkata kepada istrinya bahwa ada seorang guru ngaji yang ada di pedepokan anu. Mungkin sebaiknya kita mendatangi beliau.

Singkat cerita. mereka pun pergi untuk menemui kyai tersebut. setelah sampai di padepokan tersebut, mereka mengutarakan niatnya untuk berguru dan meminta bimbingannya.

Mendengar niat dan ceritanya sang gurupun malah mentertawakan dan berkata dengan nada yang sombong serta mencibirnya, "kalian sebaiknya ga usah belajar karena mungkin tidak akan bermanfaat ilmunya bagi kalian .. karena usia kalian yang sudah uzur mungkin ilmu yang akan saya berikan pun.tidak akan mampu kalian kuasai.

Mereka sang nenek dan kakek pun hanya menganguk-anguk saja.mungkin membenarkan apa yang orang itu katakan. Dan mereka pun tetap meminta untuk diajarkan satu ayat saja.

Mendengar keteguhan tersebut, akhirnya guru agama tersebut berkata, "Baiklah jika itu tekad dan kemauan kalian. coba kalian amalkan kata BISMILLAH. Dan sebaiknya kalian pulang saja kedesa kalian dan amalkan apa yang aku berikan.

mendengar hal itu merekapun merasa senang dan mengucapakan terima kasih serta memberikan perbekalan mereka yang tadinya akan mereka pergunakan sebagai bekal mereka dalam menimba ilmu.dan akhirnya mereka pun pulang dengan membawa amalan tersebut.sepanjang perjalanan menuju pulang pun mereka tidak henti-hentinya melapalkan kata-kata BISMILAH (amalan).sampai mereka tiba di rumah mereka.

keesokan harinya pun mereka melakukan aktifitas seperti biasa dan dengan hati yang penuh rasa syukur mereka menjalani hidup seperti biasa serta tidak pernah lepas dan putus mulutnya selalu basah dengan mengucapkan BISMILLAH.

Yaitu amalan yang di berikan oleh kyai. Seminggu kemudian di desa yang jauh dari tempat tinggal mereka ada kejadian yang aneh yang membuat penduduk desa merasa kagum dan heran dengan aroma yang wanginya sangat menyengat, yang datangnya entah darimana.

satu sama lain diantara mereka banyak membicarakan tentang aroma wangi yang semerbak harumnya. Dan beritanya sampai juga ke pak kiayi yaitu gurunya kakek dan nenek. Mereka para penduduk dan kyai yang dianggap sesepuh oleh penduduk kampung sepakat untuk mencari sumber dimana aroma wangi itu datangnya.

Selang beberapa jam kemudian akhirnya mereka sudah mendekati sumber bau wangi tersebut. Karena diantara mereka meyakini bahwa aroma wanginya semakin terasa kuat keluar dari sebuah gubuk kecil yang sederhana.

ketika telah sampai di depan pintu mereka pun mengucapkan salam kepada penghuni rumah tersebut.cukup lama mereka menunggu di luar rumah tapi tidak ada satu kata pun jawaban yang keluar di dalam rumah tersebut.

karena rasa penasarannya merekapun mencoba mengintip dari celah dinding bambu.untuk memastikan ada tidaknya penghuni rumah tersebut.ketika salah satu diantara melihat kedalam rumah dia melihat ada 2 sosok manusia yang tergeletak dilantai.

tedoroang rasa penasaran akhirnya mereka pun membuka pintu yang sebenarnya tidak di kunci. ketika pintunya telah terbuka benar saja mereka melihat sepasang suami istri yang sudah tidak bernyawa lagi.

Yang membuat mereka heran dan kagum adalah ternyata aroma wangi yang menyengat tersebut keluar dari 2 jasad orang yang meninggal. ketika pak kiayi memperhatikan wajah ke 2 orang tersebut.dia sangat mengenali bahwa 2 mayat tersebut adalah orang yang telah meminta berguru kepadanya seminggu yang lalu.

sang kiayi pun menceritakan kepada penduduk kampung kejadian sebelumnya.dan penduduk kampungpun merasa kagum dengan cerita pak kiayi tersebut. Atas pendapat kiayi pun akhirnya jasad mereka di kuburkan di dekat rumahnya.

Dalam hatinya sang kiayi bergumam bahwa 2 orang kakek dan nenek saja yang saya beri amalan BISMILLAH jasadnya bisa seharum ini apalagi saya, dalam perjalanan pulang sang kiayi pun berpesan kepada para santrinya, bahwa jasad dirinya kalau meninggal selama seminggu jangan dulu di kuburkan.

Dan para santri pun mengiyakannya. Seminggu kemudian terjadi kejadian yang aneh lagi yaitu mereka penduduk desa mencium aroma yang sangat menyengat tapi kali ini bukan aroma wangi yang tercium tapi aroma busuk. Tidak ada satu pun yang berani mendekati sumber bau tersebut malah yang dekat pun pergi untuk menjauhi tempat tersebut.

Melihat kondisi ini para santri pun banyak yang meninggalkan padepokan karena tidak tahan dengan aroma busuk yang keluar dari jasad mayyit yang tiada lain dan bukan dia adalah mayatnya sang kiayinya.

Banyak para santri tidak berani mendekati karena pesannya kalau dia meninggal selama seminggu jangan langsung di kuburkan. Karena semakin lama di biarkan baunya pun semakin busuk dan beraroma tidak menyenangkan. Akhirnya secara terpaksa para santrinya menguburkan jasadnya agar tidak menjadi fitnah dan penyakit bagi desa tersebut.

pesan yang bisa diambil dari kisah ini adalah ..

Jangan menghina dan merendahkan orang lain, .. karena dengan hal itu tidak akan membuat kita lebih mulia .. Kesombongan membuat orang yang telah Allah muliakan menjadi hina, yang telah Allah anugerahkan kelebihan, derajat yang tinggi, itu semua menjadi tidak berkah dan malah menghancurkan kemulian itu sendiri ... Kesombongan membuat kita di jauhi oleh semua orang dan yang lebih berbahaya lagi di murkai oleh Allah swt ...

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman:18)

“Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang menyombongkan diri.” (QS. An Nahl: 23)

“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kalian kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur (sombong) dan ia termasuk golongan orang-orang yang kafir“ (QS. Al Baqarah:34)

Baginda Nabi Saw bersabda : ... “Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?”

Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.“ (HR. Muslim no. 91)

.... Segala puji bagi Allah, yang dengan nikmat-Nya sempurnalah semua kebaikan ....

Wallahu a'lam bishshawab, ..
… Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci …

Wabillahi Taufik Wal Hidayah, …

Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat …

~ o ~

Semoga bermanfaat dan Penuh Kebarokahan dari Allah …
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ….

# BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI #
-----------------------------------------------
…. Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa’atuubu Ilaik ….